Cambodia ( SIEM REAP ) dan tamparan .

The exact description for my Cambodia trip kali ni is TAMPARAN. sebab banyak kali rasanya kena virtually headshot dengan banyak benda. So here I am , dengan harapan mampu menyampaikan sedikit sebanyak tulisan yang terselit sekali perasaan sepanjang empat hari tiga malam di Kemboja.

kalau di akhir karangan rasa confuse tertampar tak ,mohon literally tampar diri sendiri ( acah acah get the feeling hahahha ) ( I edit these for times k ) ( so rhythm dia berubah )

Note that Malaysian call Cambodia - Kemboja and Cambodians ada yang panggil negara dia Kampuchea jangan tanyaa ceqq kenapa , ceqq tanya orang Kemboja pun depa tak jawab kah kah

Perhaps you've been reading through the blog before that we went to Cambodia dengan a project named #beedadari_project which mainly focusing on berbagi rezeki and giving to the people in Kemboja. Specifically pada our muslim friends di sana. We started our journey from KLIA2 early in the morning since we board at 6.30 , depart at 6.50 am. Pagi tu jugak baru kumpul semua #beedadari_project team yang mana its all my Wales and South West family. Cut off all the stories check in barangan semua eheee termasuk drama mengejar pintu gate since we performed our subuh prayer sebelum nak depart , hahaha sehingga aku merasakan yang kalau dulu hari sukan sekolah ganti 100 metre dengan ending point pintu gate plane boarding nak tutup , aku pastinya memecut tidak mengalahkan Usain Bolt jangan risau haha.





Post apresiasi hahahhaah appreciation post , 

For those who directly involved with our #beedadari_project , yang memberi sumbangan , yang tolong viralkan to be in sight of many people , yang mendoakan , terima kasih banyak banyak , alhamdulillah , after a week , we managed to collect more than RM 5000 , from all over the world ( Malaysia - UK mainly ). Not to forget my fellow beedadari's Iwani Nasir , Ajlaa Alauddin , Haifa Shaheera Adzlim , these great beautiful sparkling souls , had made the Cambodia trip even better , thanks for accepting me as a part of the group walaupun macam tetiba en kenkonon ingat Cambodia tu dekat Aprika hahahahhahaha weh malu weh masuk kubang , berkubang dengan lembu. I loved it bila kita travel dengan orang yang sama fikrah so jalan tu tak kosong , like every solat automatically we know kita mesti berjemaah , even selalu kitaorang solat dua dua , sebab space kecik , like every morning atas flight ke atas tuk tuk ke dalam kuil ke , mathurat tak tinggal. And pada masa yang sama kita rasa yang travel tu bermaksud kita menggembara dari our old selves to a better person insyaAllah. Hope to see more #beedadari_project soon. sebab banyak dah orang request for a continuation of projects even balik UK nanti. Thank you along , achik and achuu for the whole trip , maaf untuk segala kekurangan diri sendiri , I hope I in one sense did complete the beedadari puzzle aicewahs datang mana puzzle ini kah kah. 

finally meeting all the beedadaris. 


Thank you beedadari

Basically dekat sana , its one hour late / early aku tak sure dari malaysia , contoh , pukul 7 dia is pukul 8 Malaysia and usually bila dah masuk pukul 9 tu kira macam ngantuk dah sebab kalau ikut kitaran masa Malaysia time tu dah pukul 10 ( hahahahha padahal dekat rumah pukul dua belas pun celik lagi scroll instagram uhuks tercekik )

Bismillahirahmanirahim :)

So masa turun turun je airport Siem Reap tu , memang tak ramai orang sebab there's only like two flights there which tadi masa balik pun its the same scene. Siem Reap ni kira macam a province dekat Cambodia ni and kitaorang memang spent all four days dekat sini instead of travelling to Phonm Penh ( the city part ) , sebab memang tujuan asal dia is to visit Angkor Wat and the province itself which caters golongan muslim yang menjadi minoriti di Cambodia.




After a week buat reading tentang madrasah yang kami nak pergi untuk sampaikan amanah amanah orang yang involved in #beedadari_project , Allah bagi rezeki untuk sampai sana and lihat sendiri tempat tersebut. Aku personally that morning macam affected dengan weather yang panas dan berdebu dan tak boleh nak capture the exact feeling masa sampai madrasah tu. Tapi bila tengok adik adik yang belajar dalam kelas yang kecik untuk grab ilmu agama , aku jadi sayu. Aku jadi sayu bila keluarkan buku amali solat yang dibawa dari Malaysia , dan ustaz tu nampak macam sangat bersyukur sebab dia perlukan sangat buku tu untuk anak murid dia. Adik adik ni aku tak bertanya detail sama ada itu sahaja kah sekolah yang dia attend , by mean no other schools yang dia pergi aside from getting only ilmu agama dari madrasah tu. We brought with us some stationeries , termasuk buku tulis , Quran , sets of pencilbox and sets of shawls for the girls. Dan dalam keadaan kekurangan ni masih lagi ke sekolah dan bila diminta untuk dibacakan surah surah pendek Quran , sumpahhhh bergema satu kelas.









Allah in many many many points in my life , had eased it in a pretty decent surrounding , yang mana kalau patah satu pensel ibu ayah boleh ganti dengan sepuluh pensel yang sama or get me a sharpener instead. Like aku tak perlu menunggu belas ihsan siapa siapa sebab aku tahu theres gonna be someone to provide me with those decent complete uniforms and perhaps tying ponytails for me untuk kelihatan presentable for classes. Aku taktahu how it feels like if Allah letak aku dalam posisi kanak kanak dekat sini , menunggu manusia lain membahagikan rezeki yang mereka peroleh untuk membahagiakan orang lain. Mungkin if I were there , aku pun mungkin akan cuma go with the flow , never expect a better life because I haven't stepped out to see the world , and if and only if they see how us doing in Malaysia , secara majoriti mampu menghantar anak ke sekolah , tak payah nak ke tahap mewah pun , they must have expected that they deserve more than what they had today. Tapi nak kata yang Allah tu adil dengan setiap perancangan , yang anak anak dekat Cambodia tu mesti jauh lebih cekal hati dia dalam usaha nak menuntut ilmu , kalau nak dicompare dengan kita yang ada semua benda dalam mata tinggal nak belajar tak fikir apa itupun masih tak reti bersyukur dengan bermalasan dalam menuntut ilmu  , thats the lacking in us. and yang sedih tu kita bukan diaorang.


On the same day jugak , we went to several places , such as the silk farm to see the process camne nak jadi silk tu. Ya ampun , aku yang tengok , tengkuk yang lenguh sebab it starts from the tiny very tiny ulat lembut bermuka comel pastu jadi kepompong dah tu kalau rosak kena buang , then refining the rough silk and smooth silk is another story. Tu belum masuk dia nak jadikan shawl or anything T.T jadi aku bercadang untuk tak membeli sutera sebab penat tengok proses dia. However yang berkerja dekat situ majoriti perempuan and thats the sole source pendapatan diaorang , and bayangkan contoh satu kain harga dia 25 dollar , itu akan dibahagi pada berapa puluh orang yang undergo the whole process of making ONLY ONE KAIN ! , hahaha tapi aku end up tak membeli pun dekat silk farm sebab bawak duit tak banyak , nak nak ringgit depreciates again dollar , so shopping benda mahal is not a wise thing to be done. We were told by our tour guide there that the women there do all the maintenance semua sendiri , kalau kayu patah , dia pergi potong buluh sendiri then ganti mesin dia sendiri. Women power sangat keh keh. 





And surely after a not so long tiring day one , kitaorang kebulur gila , then kitaorang mintak aaa tuktuk driver bawak pergi makan. So sebelum tu dia tunjuk gak map mana dia nak pergi lepas tu. Then he showed us West Baray ( tempat yang nak pergi ) , wakakaka kelakar gila time tu sebab dia sebut baray as 'ba-rai' . Then bila sampai je baray tu , dia macam kat tanah tinggi yang tuktuk takleh naik , so the driver macam tunjuk up there . Kitaorang yang kelaparan ni ingatlah yang weh restaurant halal kat atas tu ke , not till we found out it was A BARAY - we did learned in our history yang baray tu kan tempat simpanan air untuk water the plant . Kita selalu en sebut ' Be-rey' instead of ' ba-rai ' . Barai habis k perasaan bila tahu dia bukan nak bawak kitaorang ke restaurant tapi ke tempat simpanan air kah kah


west BARAI literally BARAI gila weh laperrrr time ni hahah.

beedadari in topi.

Tengahari tu kitaorang pergi balik  perkampungan muslim tempat madrasah tadi untuk makan. Sepanjang perjalanan tu , kitaorang nampak lembu lembu yang berdiet hahahha sebab nampak tulang leuls. Sehingga kelihatan dia punya collar bone wakakka aku taktahu lembu ada collar bone tapi bolehlah . We had daging naik bukit ( a menu ) ( literally manusia letak dia dalam macam kuali berbukit ) ( sebab tu la panggil daging naik bukit ) ( bolehlah nak try , its their signature dish ) ,  well for a decent , too decent lunch , habis around 8 dollar jugak including drinks . Right after lunch , masa tu biasalah kalau dah kenyang semua rasa macam nak mengular , tapi since we only have four days there , tambah dengan full schedule on the third and fourth day , we decided to follow our itinerary to go to the war museum and the mini killing field. Alhamdulillah the war museum is a worth investment done on that day. 

maaflah lupa nama T.T 


We paid 5 dollar each and we got a really wonderful tour guide. Pagi tu masa sampai Siem Reap , aku boleh kata yang kemajuan dia tak sampai pun kemajuan di Malaysia like jalan sangat berdebu and maybe the sight in the 70's malaysia. Tapi since aku takde lagi tahun 70'an I dont really know how to illustrate the Siem Reap surrounding , so aku question ajlaa yang sama kebingungan , why a place yang dulunya tempat Kerajaan Awal Asia Tenggara tak membangun padahal pelancong banyak datang. Taking an example macam Melaka , banyak tinggalan zaman penjajahan Portugis dulu , and look how it helps Melaka economically. Antara soalan lain yang berlegar dalam kepala is why they used dollar instead of their own currency. This was never in my sight masa bincang nak beli ticket semua , we thought they use their own currency , so if they used their currency , shopping will sounds nice sebab usually their currency is lower than ringgit. Aku jugak berfikir masa google nice food to try in Cambodia , google suggested INSECTS , hahhaha dan aku juga sempat mengutarakan pandangan , adakah silk worm boleh dimakan? 

Sebelum datang jugak , aku adalah study sesikit sejarah Cambodia ni , adalah sikit idea yang dulu Cambodia ni pernah hidup dalam kegelapan masa zaman pemerintahan Pol Pot ( bukan nama sebenar ) ( sebab nama dia lain )  , dalam masa tiga tahun je TIGA TAHUN JE BERPULUH RIBU ORANG YANG DI BUNUH ! , sebab dia nak apply the communist ideology - hak kesamarataan , so semua orang pandai dia bunuh , yang menentang dia pun sama dibunuh. 

Berbalik kepada tour guide tadi , alhamdulillah he speaks english well so kita takdelah garu kepala apa hang nak cerita ni. And aku rasa kalau boleh diputar balik masa , aku rasa nak import dia jadi cikgu sejarah masa Alevels dulu. Sebab he surprisingly told us a set of interesting history
  • Pol Pot membawa ideology communist.  Dia dulu ditaja bawah scholarship untuk belajar di France untuk study politics ( sudahlah ditaja , balik membawa onar , bagikan duri dalam daging hahahahha nak gak )  Dia cuma menjadi Perdana Menteri for three years , and that three years were the answer for why cambodians eats insects , why many good and intelligent people were killed . Sebab masa Pol Pot ni memerintah , people were forced to listen to him and generate foods for the government and they dont even have foods to eat and terpaksa makan lipas dan rakan rakan. On the other hand we screams out loud pabila terlihat lipas melintas gembira di hadapan mata while they eat it. Even war ended , it lasted as a tradition and norms in the country. They still eat it till today tadada.
  •  Why dollar circulates in the country when they have their own riel ? Its because the government allows that to happen. Aku juga tiba tiba memikirkan nasib ringgit di Malaysia. Tapi thankfully we dont let other currency to circulates in markets , dia cuma circulate dalam currency exchange centre but dalam pasar pasar kita we still use ringgit , so in that way , kita as Malaysian still use and demand ringgits. Cuba kalau in our situation , suddenly pemerintah negara allows other currency to be used in our very own country , its possible to see someday RM 50000 akan kelihatan seperti 25 cent dollar , macam diaorang 4000 riel equivalent to 1 dollar. 
  • The sad truth why Siem Reap yang ada banyak tinggalan sejarah yang telah menarik berjuta pelancong tapi tak mampu untuk bantu Siem Reap membangun is because , for example , untuk masuk ke Angkor Watt the one of the seven wonders in the world , we need to pay 20 dollar for that , and sadly all the funds they get goes to Vietnam ( related to communsit thingy ) , Cambodia is a democratic country but most people who're in the system are communist ( this is according to the tour guide , I may helplessly verify it sebab capaian sejarah Kemboja adalah sangat limited pada aku ). 
  •  I did learned about how communist spread in Vietnam due the geographical state ( sebab negara dia berdekatan / bersebelahan dengan communist countries ) , however not even once Cambodia was in my sight . And I asked him why. He said the history disimpan sebab twice in the history the leaders who once betray and leaves the country were called back to lead. The prime minister who used to follow Pol Pot's command , betray him and become the new prime minister. And takkan dia nak bagitahu anak bangsa dia like ini ke contoh leader yang kita ada? Aku tak berkesempatan pun untuk pergi ke normal schools in that province jadi aku tak berapa jelas apa subjects yang diaorang belajar semua
  • Our tourist guide speaks English well and ada kepakaran dalam bidang agriculture but hardly finds a job due to corruptions happening in the country. He did mentioned that the government dah abandon those people who fought in the continuing wars ( civil and physical wars ) and they had to do anything that they can to survive . 


( harus diingatkan this is all what I got from the tourist guide ) ( aku takleh nak verify the info's at the moment since aku pun tak habis study sejarah negara sendiri , apatah lagi negara orang ) 

We signify banyak tinggalan bom bom yang diletakkan dalam museum tu , people dies , lost parts of their bodies during the wars. Kanak kanak didoktorinkan dengan pemikiran berhaluan kiri semasa pemerintahan Pol Pot. Just imagine a 5 years old boy holding riffles and kills people . 

Sepanjang dia terangkan lipatan sejarah Kemboja , banyak yang aku dalam diam reflect , like sebagai contoh , dia sebagai penduduk negara tu menceritakan pada pelancong betapa teruknya realiti yang berlaku di negara dia , where kalau aku if tourist ask about Malaysia , tahap aku sayang negara tu tak mencapai tahap menceritakan keburukan Malaysia yang aku rasa di mata dunia. ( which alhamdulillah I found more reasons to love my very own country )  Tapi when he's able to utter those words , it means he's badly affected with the system. Aku takdelah kata kita kena kekal menjadi orang yang diam dan bersyukur bila kita melihat situasi yang melanda negara , just draw the fine line between in , sebab bila kita menjelajah tempat orang ni , nak tak nak , kita tak menolak perbandingan antara tempat kita dan tempat dia , dan ukuran dia banyak. Dari segi economy ,socioeconomy and whats vivid on the country - sebagai contoh pembangunan dia. We Malaysia memang dah pergi sangat jauh dari segi pembangunan jika nak dibandingkan dengan Cambodia. 

Aku juga golongan yang tak merasa diserang secara fizikal which thanks to our former pejuang negara that fought for independence in the past. Jadi aku tak boleh nak dapat that feeling berada dalam suasana perang tu. Sebab perang di Kemboja baru saja berakhir tak sampai 2 dekad pun. Which kalau aku yang lahir 1994 akanlah kot merasa fasa awal yang memeritkan kalau aku lahir di sana. 

The tourist guide did mentioned how lucky us , Malaysian. Merasa keamanan bila orang lain gelap. Bila melihatkan suasana Siem Reap selama empat hari tu , aku faham kenapa aku berjumpa dengan ramai penjual penjual di pasar merupakan orang Kemboja. Sampai ada satu tu dekat Banting , ada pasar nama dia Pasar Kampuchea ( other names for Kemboja ) . He said he was glad that we used tuktuk instead of other transportation sebab what we spent akan tersalur pada orang awam secara direct which itu headshot kitaorang yang question , like why we used tuktuk for that whole four days trip when other people used it just untuk merasa ( since Siem Reap sangat berdebu ) 

Aku taktahulah kalau penulisan aku kali ini takdelah nak menampar sangat. Cuma dari sudut hati , aku rasalah tertampar kalau kalau diri ni banyak sangat kufur dengan nikmat yang Allah bagi. Dan sepanjang empat hari di sana , aku sangat rasa yang Allah bagi kemudahan dalam semua urusan , dari drama gate dah ditutup sebab kitaorang perform subuh and solat musafir before departing. Then Dia bagi tuktuk drivers yang sangat baik , he provide us with massive of cold waters hahahah like kalau turun empat tempat , empat botol air dia kena bagi sorang satu. Belum kira free foods yang bermacam macam jenis , and when we want to pay for all the foods , his reply which I'll always remember what he said , dia kata " You help students , Allah help you " . Tu belum masuk lagi Allah bagi semua orang fit as fiddle ( hahahah kau nak gak kan letak peribahasa kat sini ) untuk tempuh tiga hari kat berjalan dari pagi sampai ke malam baru balik hotel. Sebab after months tak travel , pancit gak k berjalan di bawah terik mentari. 


some random places we stop

dalam tuktuk

tonle sap  

madrasah di tonle sap

#beedadari_project

Aku tak rasa sangat nak bercerita tentang day two and three , which mainly we went to Angkor Watt and friends , and spent the night at the markets. Bukan tak menarik , menarik , even thats the original purpose of the trip , sebab nak pergi these historical places , but sadly I don't really study the history and tak jugak ambik mana mana tour guide to guide the tour , so dia sekadar signfying the beauty la camtu. We did spent like three hours dalam Angkor Watt tu sendiri taktahu buat apa hahahha but we did gather di sudut tepi sebab nak gather baca mathurat mentautkan hati aicewahs. 

Day three we went to Tonle Sap , the biggest tasik air tawar ( kot ) ( tolonglah kata ya ) , and the floating village , but basically its a really big tasik with floating houses. And before that we went to a madrasah jugak to continue our #beedadari_project , this time students dia tak berapa ramai , around 50 macam tu and the class is much more selesa than the one that we went before. And anak anak dekat situ slightly senyap sikit dari anak anak dari madrasah sebelumnya , maybe because I don't interact that much maybe. We gave the same sets of stationeries , Quran and some iqraa , not to forget some tudung for the girls. On the same day jugak we went to a cultural village ( 15 dollar ) for banyak performances , tapi spoiled by some tourist tah dari negara mana tah , I can't help but to get distracted by bossy makciks yang aku rasa nak rebus hidup hidup like why don't you mind your own bussiness. 

Ibrah ( pengajaran yang aku dapat ) sepanjang berada di sana was mainly as a whole tengok kawasan penempatan diaorang. Like every houses that we saw ( masa nak ke one of the tapak kuil lama di Bantrey Srei camno nak eja ) , semua macam rumah rumah papan but semua berniaga , dari jual sekecil kecil kelapa even jual minyak untuk isi motor . These people are doing anything like everything to survive and berniaga is one of the best way as suggested and practiced  by Rasulullah saw sendiri. 

Jadi berakhirlah trip ke Siem Reap selama 4 Har 3 malam. Oh not to forget , we stayed at the Hotel 20th Street , highly recommended sebab sangat selesa , the service is so good for the price , harga 4 hari tu around RM 200++ which kitaorang bayar sorang RM 50 je for that three nights. Exclude makan aaaa. 





Disebabkan jugak this time around we travelled empat orang , aku nak taknak lebih celik dalam pengurusan itinerary dan kewangan. So here's some tips , 

  • Harga kitaorang dapat for tuktuk for that 4 days , 45 dollar which we paid slightly higher than that sebab he provides us with very good service kira macam complimentary payment aaaa sebab at the same time tuktuk according to my along is like very heavy tambah kitaorang lagi , so apalah sangat extra payment ( he didn't ask for it but we insist ) . He's a muslim and really practice like one , solat semua di mana mana sahaja but on time !
  •  If you wish to go to Siem Reap and nak pakai tuktuk for the whole trip I'll suggest that you bring along masks and specs. Sebab jalan dia berdebu. Naik tuktuk best , berangin ~~~~ 
  • For shopping purposes : kitaorang dapat tips lambat sobs sobs , you can get a shirt as low as 2 dollar ( I bought four with 20 dollar nangis jap ) , and you should try fruit shakes if you pergi the old , the night market . Ice cream gulung pun boleh try gak. Around 1 - 2 dollar each. The tips is , masa nak beli tu jangan lupa convert duit Malaysia , contoh a shirt , kalau dia jual 8 dollar for a lousy shirt convert duit Malaysia is like RM 32 satu so it seems ridiculous. So tawar lah kasi dia bagi rendah sikit. Aku rasa bab barang ni worth nak tawar , unless kalau foods , I'm just okay with what price they gave. 
  • I converted RM 800 , and its more than enough for tickets and souvenirs. Kalau sesiapa nak itinery kitaorang hahahahha tak seberapa pun , but its suggested by the tuktuk drivers there , so bolehlah mintak , kalau nak details our drivers pun kitaorang boleh share 
  • Last last , sesiapa wish to see pictures of our trip , bolehlah tengok insta with hashtags , #beedadari_project or #jaulahbeedadari hahahah nak gak dah kenapaaaaaa. 

- aku akan update kalau kalau ada tips tambahan eheee. 



ps takde kaitan dengan post di atas. : aku selalu rasa aku selalu masuk dalam golongan yang melihat dan mengambil iktibar rather than menjadi orang yang menjadi golongan penggerak / penegur / atau sesiapa yang terlibat secara terus dan langsung mengenai sesuatu perkara. Dan aku rasa the main reason why aku dalam golongan yang atas tadi is because lacking in ilmu dan taknak jadi manusia yang tahu cakap tapi sebenarnya kosong je. Kadang tu rasa loser sangat sebab mampu jadi golongan ketiga ( yang cuma mampu membenci dengan hati dan tak pergi jauh dari situ )

A visit to the dentist ! - appreciating your once in a lifetime gift :D

I was never fit in an equation that include dentists in it.


I had this stigma dalam kepala yang dentist amat menyeramkan. Somehow they deal with your mouth which makes it scarier. And most of the time bila tiba je masa ada pemeriksaan gigi dekat sekolah , lutut secara tiba tiba kehilangan tulang dan ligaments haha. SEJAK SEKOLAH RENDAH  ! I can't really stand the smell of the clinic itself , sebab bau sedari sekolah rendah sampailah ke menengah sangatlah sama = MEMUALKAN ! overtimes I'll puke in advance even before any treatment haha. On top of that , masa aku form five , I acted rebellious terhadap dentist yang datang sekolah tu dengan harapan dia akan incline terhadap  aku punya rebelling side , hahahha IN MA DREAM . sebab dia sarcasm balik dengan aku , and I'm left with no choice but to agree with the treatment sambil menyumpah nyumpah dentist kacak tu di dalam hati hahaha. He might be the reason why I dont really plan untuk bersemuka dengan mana mana doktor gigi di dunia ahhahahhahahah 

since then , bila habis dah sekolah , I guess satu perkara yang selalu menggusarkan hati terhapus dari lists. ( tahap menggusarkan k ) ( jangan memain ) ( ahhahahahahhahah ) and ever since 2012 tak pernahlah nak ke dentist tu ada dalam wishlist kehidupan .

However , last few days I got burdened by my dental status ( hahah adakah ini term yang benerr ) , sebab not even once aku gosok gigi , gigi / gusi tak berdarah. And I guess memang gusi aku ingin bertindak ganas selalu jadi aku macam iRedho je . And nak dijadikan cerita I suddenly felt yang I've been taking things for granted like dapat gigi yang alhamdulillah bolehlah tersusun tapi tak jaga dengan baik and out of sudden I saw myself googling " caj perkhidmatan gigi klinik kerajaan " " scaling tu sakit tak ? " ( literally typing it ) " cost klinik swasta pergigian " . And berbekalkan keberanian  ( masih terketar no worries haha ) + this wanting to do scalling kept bugging my head  + I want a sets of clean teeth + I need to take a good care about this dental issues = aku mengagahkan diri , hahahahhaha no way I bug my sister to drive me there tengahari buta ke the nearest klinik pergigian kerajaan , Klinik Pergigian Ayer Molek . Before that dah janji dah nak pergi pagi pagi tapi biasalah terlajak perahu boleh diundur , terlajak tidur sampai tengahari kah kah kah tergolek. Aside from that , aku tak rasa aku boleh afford charge klinik swasta. 

Sampai sampai je , maybe sebab dah tengahari , tak ramailah orang plus aku rasa tahap kebergantungan malaysian pada penggunaan dentist ni tak berapa nak tinggi lagi , so yeah , at one side it benefits me sebab takyah tunggu lelama. Since tak pernah pergi klinik gigi voluntarily , the first step is to daftarkan diri which they don't even require any verbal exchange , nah ambil IC kuuu sahaja haha. Then after like a while , dalam 5 minutes camtu , nama kena panggil and its time for the scary scaling. Hahaha berapa banyak kali kau cuba untuk menipu dirimu yang scaling tu tak sakit , seberapa banyak kali tulah dikau gagal hahah sebab dia sakit , ( plus kau dah berabad tak scaling ) , dia takdelah sakit mana but nyilu aaaa and dia akan bug jugak your mouth for hours ( alhamdulillah hari ni okay dah ) . 

Lucky me I got a doctor perempuan cina , yang sangat sangat baik , yang tak sarcasm , yang make the super murah treatment ( daftar RM 1.00 ) ( treatment RM 2.00 ) worth more than what I paid. Sebab orang selalu cakap , ( in my experience too ) yang klinik kerajaan selalu bagi this love-hate feeling dengan nurse - doctor - surrounding dia yang buat kita tak gemar untuk berkunjung ke klinik secara berkala haha . Tapi my visit to the dentist after years ni rasa macam menenangkan. In the past aku selalu macam akan bangun banyak kali untuk berkumur sebab rasa nak muntah dengan pipe sedut air liur / darah dengan the pressuring situation , but this time around , I guess age had turned me into a braver girl that stays calm ( tak masuk bakul ) ( mungkin besen )  . weh padahal dalam kepala time tu macam Najwaaa tabah tolong , you're removing all these bad plaques be strong sambil buat drama ultraman lawan plaques haha sambil raabi yassir wala tu'assir bebanyak kali dalam hati. Zikir works best I tell youuuhhh. One other tips , JANGAN FIKIR APA APA MASA TREATMENT tu , it makes you calmer and tak mual hahaha it works on me. 

I survived than 10 minutes treatment / or less. Hahaha gaya survive apa je. So this I considered as an appreciation post dekat staff and surrounding klinik pergigian Ayer Molek , Melaka aicewahs. because magnificently I don't smell those suffocating clinic smells.  For the fast and very good service , I'm considering to put " dentist visit ' as my yearly activity. Nak buat enam bulan sekali tapi kena tengok camne kat UK , kalau tak mahal boleh la kot. Tapi kalau mahal , guwe akan pulang ke tanah air dan pergi mendapatkan rawatan di sini saja ( drama indon episode 3 ) ahaaaa. 

Dengan itu juga , hahahahahha kau dah kenapa macam nak buat perenggan penutup bahagian B UPSR haha , I'll promise to not take my teeth for granted. like selagi cantik ni jagalah bebaik en. Maksudku gigi k haha.  Hahahha I guess sebenarnya it starts with aku tengok insta then nampaklah this one insta yang jual teeth whitener , and it attracts ma eyes ngueh , pastu dalam keadaan gigi tak berapa nak presentable nak buat whitening memang macam tak memberangsangkanlah aku rasa. 

so aku jugak nak mengajak anyone who reads yang takut jumpa dentist or whatevs it is ataupun memang dah tak jumpa dentist after years , to have a visit to the dentist. Selagi ada gigi ni kita kenalah kan jaga baik baik , and its a once in a lifetime gift and kita banyak urusan menggunakan mulut like nak  MAKAN , bercakaplah , lelagi yang menulis ni insyaAllah kerjaya dia banyak nak pakai mulut , and since mulut tu dekat muka , nak taknak its the first thing to be judged on your face ! kita manusia ni tak lari dengan what we call self confidence , and banyak masa aku rasa macam susahnya nak bercakap if your mouth stinks like skunk and kena macam cover cover hahahahhahaha and indirectly it degrades your self confidence to negative. Now that I've cleaned my teeth and planning to bersihkan lagi sikit since the first treatment macam banyak gila darah so doctor tu macam susah nak nampak , now I am a clean teeth freak ! literally a freak. Hahah dia jadi macam I ate memalam and orang kata jangan gosok gigi straight lepas makan sebab your teeth are most vulnerable masa tu , so I'll wait for like two hours tersengguk tengok triplets sambil ketawa siput then gosok gigi lelama dari kebiasaan , dan baru tidur hahaha. ( aku ni macam selalu endah tak endah dulu pasal gigi kenkadang tertidur tak gosok gigi memalam ) ( ai isz sad aren't I? ) 

still looking for the exact best ways to keep my teeth healthy ( any dentist yang membaca and wish to help :p  , I would appreciate any tips )

* today I brought my nenek to the clinic jugak sebab dia nak cabut gigi. Seeing myself menapak klinik gigi more than once in a very short period of time - my genes have changed heh? hahah mende kaitan dengan genesssss

Hahah so apa tunggu lagi? a RM 3.00 treatment that affects your self confidence - ways to avoid future mouth health issue - appreciating your once in a lifetime gift is definitely should be in your list to do if you haven't done it this year ! 

( this is way before the treatment ) ( not ready for a close up teeth picture ) 
( ahhaha nak gak menyelit ) ( kasi can boleh ) 
( sudah terjebak dengan instant shawl ) ( its so instant that no other instant thing that beats it , masuk maggi hahahha sounds so law-ish


Do it before its too late :) 

ps masa aku tulis ni tetiba nampak Doo Joon ( BEAST oppa haha )  dekat televisyen hahahahha his fifteen seconds appearance membuat daku excited tanpa bersuara hahaa. Meskipun meminati beast , aku bukan kpopers hahahahahha nak gak tulis pehal 

#beedadari_project

Bismillahirahmanirahim.

p/s details for donation , if you wish to be a part of the project , I'll insert it down below :)) 

If you guys ( who read ) were following my instagram might probably have a sight of this #beedadari_project . Which I'll explain in brief insyaAllah pasal amenda #beedadari_project ni , like why in this world you spell BIdadari as BEEdadari , adakah kamu berekor ekor lebah yang plan travel bersama? ( najwa bersama lawak lebah yang tak lawak pun , mohon bersabar dengan dia ni haha ) . 

Lets start !

Aku sebenarnya ahli bidan terjun dalam this project. Leuls it actually start with ONLY travelling around Cambodia which aku belum lagi dapat jawapan dari my beedadari's why Cambodia of all other places. Keh keh cerita macam mana aku start nak join ni agak menunjukkan sisi kegagalan guwe dalam matapelajaran geografi mungkin juga bahasa , because I usually address Cambodia as Kemboja , like in what situation I shall call it Cambodia , ekekeke pastu aku pun ingat yang Cambodia ni bunyi cam ala ala duduk dekat benua afrika , pastu dengan kesalah fahaman itu , aku pun pergi la reply tweet my humaira ( Iwani Nasir ) " Bila? Winter? " LIKE WHY YU WANT TO TRAVEL BACK FORTH MY-UK-CAMBODIA NAJWA OI BAIK BALIK MALAYSIA CENGGITU !

At first I was like " okay I'm in but before that nak kena tanya parents dulu " and alhamdulillah Allah ease it and my parents approved :) ( my parents rarely this easy ) ( jadi makanya guwe harus menggunakan peluang ini sebaiknya ) ( insyaAllah ) 

Okay , first , why BEEdadari? 

How to start eh , well actually it starts with a conversation , like what hashtag shall we use to address us , and banyaklah cadangan termasuk #genganiayagajah ( because we plan to naik gajah there ) ( and at the same time we're afraid that gajah might as well refuse us haha ) , aku sebenarnya sangat suka term BIDADARI ni sebab it sounds like so pure and innocent hahahah padahal diri ini tidaklah seperti bidadari mana walhal tak layak mungkin ( but we shall sets our dream high , to be a bidadari dekat syurga nanti for our family - our husband ke nanti ekekeke ) , and dulu aku pernah acah try nak pakai terms BAEDADARI , BAE which means baby la kot padahal aku benci gila kot orang panggil Bae bae , BAE karang ( seperti aksi ingin menyepak tapi menyebut BAE dengan nada tinggi haha ). 

Tapi sebabkan dah ada yang pakai hashtag #baedadari ni which is my ge'ef ngueh ngueh , so instead of bae and we use it as bee. Sebabnya ( kah kah banyak k sebab kenapa bee ni ) , one of my beedadari is my housemate dekat kardipp ( Ajlaa ) , Ajlaa only have one name which is Ajlaa binti ( dirahsiakan atas dasar tidak market housemate sendiri kah kah kah ) so bila nak panggil tu kan , rasa macam pendek gila harakat Ajlaa tu , jadi sebagai housemate creative lagi innovative , aku pun menambahlah panggilan ajlaa kepada ajlaabee ( so macam senang sikit nak panggil hahaha my logic )   , which bee supposed to be baby but we're in a relation that eiu-gelinya-nak-baby-baby-ni , jadilah ajlaabee. So it starts there ! BEEDADARI starts there ! so sekarang officially la aku hentam semua panggil Iwanibee ( my humaira merangkap travel partner dua musim ( winter spring ) merangkap my beedadari juga )  , Haifabee ( my beedadari juga ) , and najwabeee ( nak juga menyelit ) ( and aku tak sangka juga melekat nama jelabee tu sampai orang lain pun panggil ajlaa as jelabee hahah ) ( ampun sis ) hahah. 


Macam mana boleh tercetusnya #beedadari_project

I guess later after this , maybe after our trip ke  , if kot kot korang the girls yang membaca  ( because obviously only girls use bidadari ) ( kalau lelaki ya jadinya bidadara kok * nada indon hahah * ) rasa rasa nak buat charity project , bolehlah kot nak pakai the same hashtag , #beedadari_project  moga the charity yang kita buat ni jadi satu nilai tambah pada kita yang qualify kita jadi bidadari di syorga ameen ( meh gather kat syurga sesama meh my beedadari's ) 

asalnya like I said , we plan this trip as just a trip , tapi my Haifabee came up with an idea nak visit schools there ,it starts with random search and we found a Green Gecko project organized by an NGO there and we had some discussions before making the project on what is this Green Gecko is all about. Its like satu penempatan yang diuruskan oleh satu NGO for the homeless kids and kanak kanak yang memerlukan. Tapi at the same time , we planned it together dengan our tuktuk tour guide dekat sana , sebab perhaps he knows more and dia jugak nanti yang akan bawak kitaorang jenjalan semua so macam dia kenalah kan tahu nak pi mana ceqq adik ni . 

And sampai satu tahap tu dia tanyalah kitaorang kenapa Green Gecko ? Pastu kitaorang katalah macam taknak kosong kosong datang travel balik , so kira macam nak buat charity jugak , nak tengok how the kids doing there , more on to share happiness through visiting and donation aaa camtu. And suddenly our tour guide tu mention la pasal instead of going to that place , why dont you visiti these muslim schools , ( dekat kampung dia ). He provide us with the name of the madrasah and we did some research pasal benda ni . 

First reflection : 

It was heartbreaking tengok budak budak himpit himpit belajar dalam keadaan yang daif. Kami dimaklumkan ada 150 students di madrasah tersebut bersama hanya dua orang guru. In a picture that my friend provides shows that they used buku dari Malaysia ( contoh guide solat ) bagi tujuan pengajaran di sana. And to see pictures yang these kids reramai duduk dalam satu kelas , rasa macam , weh kau dulu mak datang tiap minggu belikan soya la susu la segala bagai baju uniform tiga empat pasang , kelas selesa siap bagi loker hah sorang satu , meja pun tak kongsi tiga orang semeja , in what position you're standing that allows you to take things for granted? Kau , Allah bagi rezeki dapat belajar , dalam suasana yang sangat sangat tenang dan membantu , tell me , in what position you're standing now that allows you untuk dustakan semua nikmat yang Allah bagi ni? Because some people outside there tak dapat pun peluang sepertimana yang Allah bagi dekat kau ni. 

We ask our tour guide jugak for pictures from the school itself , sebab dia dekat sana en , so dia lagi tahu dan nampaklah how was it there. Masa aku first google kawasan penempatan tu , penempatan tu kira macam mewah jugak sebab kawasan pelancongan tapi when it comes to the madrasah , it shows two different surrounding. And aku tak menolak kemungkinan yang its due to the almost 90% penduduk Kemboja bukan beragama Islam and muslim being minorities might explain the picture. We personally dont have the clear idea tentang how was it there , but insyaAllah with this #beedadari_project funds , we're trying our really best to give some ease to the children there. Bantuan dalam bentuk alat tulis , telekung , quran , sejadah , and many more. With the funds we collect for this two weeks insyaAllah , akan diinfaqkan pada masjid dan sekolah disitu. 

these are some of the pictures we got from our tour guide. 






In the process of collecting funds ni , ada je orang yang cakap yang he/she dont see kedaifan tempat tersebut , and of course kita yang involve in the project nak tak nak have that doubts in our hearts sebab this involve amanah amanah manusia itu disalurkan pada saudara kita disana , tapi I believe yang this is done for a good cause and insyaAllah , niat kita ni untuk membantu , dan kalau kalau keadaan mereka tak se'daif dalam gambar gambar sumber google mahupun pakcik driver tuktuk tu , we're still giving those funds to the madrasah and masjid there dengan niat kita membantu. Dia sama macam we're in doubts nak bagi sedekah dengan anak anak berpeleseran di kaki lima mahupun ibu bersama anaknya yang tidur di pasar , kadang tu kita kalau nak memberi , kita bagi  je , tak kisahlah dia tu menipu ke saja tidurkan anak ke , sebab we never know she needs it more than anyone needs it , dan sekalipun dia menipu , itu urusan dia dengan Tuhan. 

And its for us to remember , dalam bahagian rezeki kita  ada rezeki untuk orang lain. Macam kita dapat gaji en , kadang ada portion 0.2% dari gaji kita tu kita buat beli makanan kucing yang kerja dia berak atas baju kencing di tepi sofa tu ( hahahahha nak gak kucing letak sini ) , tapi sebab Allah dah kata " Cing , 26 haribulan ni gaji jadi adalah friskies perasa gourmet tuan engko belikan aicewah tidak perlu lagi menguis kuali ataupun menjatuhkan tong sampah mencari ikan " gituuuuu hah haha. 

So I guess that's it sedikit sebanyaklah penerangan and clarification daripada pihak beedadari's tentang #beedadari_project ni. Dan banyak banyak banyak terima kasih kepada yang sudi menghulurkan bantuan , insyaAllah akan disampaikan amanah amanah kalian pada anak anak dan saudara seislam kita disana. 

Aku jugak tak tahu sama ada sampai tak apa yang aku nak sampaikan ni , but I hope dia sedikit sebanyak memberi idea regarding this #beedadari_project 

Hope to see more reflections from me myself lepas balik trip nanti. Harap juga didoakan kemudahan kami sepanjang berjaulah ke sana nanti. Moga Allah membalas kiriman doa dan bantuan kalian dengan banyak banyak banyak limpahan nikmat dan rahmat :) 

adios amigos :*

InsyaAllah if you're reading through this and wish to be a part of this charity project : Here is the details :)

“Apabila seseorang anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim) . 

😊


Bismillah  . Kami dimaklumkan kanak kanak ini kekurangan iqra' , buku dan juga alat tulis . Mereka bersemangat untuk mempelajari ilmu agama walaupun terpaksa berhimpit himpit sesama mereka di dalam kelas . 

Want to help us in sharing the love through sadaqah ? We're planning to visit Madrasah Qamaruddin Al-Islamiah while we are there. InshaaAllah, dengan sumbangan wang ringgit anda, kami akan membeli barang keperluan pembelajaraan mereka dan selebihnya akan di infaq kepada pihak sekolah dan masjid . Di sini disertakan sekali akaun bank untuk menderma : 

Maybank 
No account: 164856107205 
Nama: Iwani Mohd Nasir 
Reference: Kemboja2015 

CIMB 
No account: 7605324625 
Nama: Anis Najwa Nazari 
Reference: Kemboja2015 

United Kingdom 
Nama: Haifa Shaheera Adzlim 
Jenis bank: Lloyds 
No account: 65924860 
Sort code: 30-96-91 
Reference: Kemboja2015 

Tarikh tutup penerimaan sumbangan adalah pada 20 Ogos 2015 . 

Boleh juga whatssap +60173713834 untuk mendapatkan alamat jika anda ingin menderma dalam bentuk barangan 

❤Beedadari project was an idea that came after the realisation that travelling alone is no fun if we couldnt do something to benefit others. Knowing cambodia and its socio economy, we were called to help the unfortunate children there as children is something close to our hearts  . 

💞

With the information provided by our future tuktuk tour guide there and also after did some research, we found out that there is a few madrasah in Siem Reap that are lacking facilities and teachers where help and donation are very much needed and appreciated. Hence, we would like to share the opportunity with our friends and family to also be able to help those wonderful children through this fundraising that we hope could bring some smile on their faces, insyaAllah  . 


🌸Beedadari project consists of haifa, iwani, ajlaa, najwa and all of you that are willing to share the happiness with the children, may Allah accepts every little effort that we make to make this a world a better place  . Moga sedikit usaha kita ini mampu membawa pulangan yang baik baik di akhirat nanti . #beedadari_project



- sumber , instagram :) with hashtag #beedadari_project 

When Najwa rambles...

I usually starts writing by seeking for the most suitable tittle supaya tak ke laut all my ramblings but it seems like so many things happened for the past few weeks , and I did , once , try to write about my interaksi alumni program , tapi I guess apa yang aku nak cakap regarding the program is all on my instagram so yeahs malas nak mengulang tulis balik. Though sebenarnya banyak reflection lagi deep yang aku nak tulis dalam blog ( which more on self reflection rather than an appreciation post ) . Tapi at the end of the day aku nyata hilang rhythm nak menulis. Not to mention aku detach habis dengan laptop cuti ni so takdelah gigih nak menulis through phone. 

soon nak ke Cambodia. Tiba tiba daku menjadi salah satu delegasi #BEEDADARI ke Cambodia. Unplanned tapi macam best , so give it a try. Sebab aku selalu tengok orang jenjalan bawak anak kecik pastu lari dari hujung ke hujung , kalau tak berlari dia menarik suara oktaf sepuluh nyaring dalam kenderaan awam , aku jadi mabuk. Jadi aku berazam selagi punya rezeki dan kudrat tanpa ada komitmen bergelar suami dan anak anak  , nilah masanya kot nak berjalan cewahs. Harapnya semua urusan ke sana dipermudahkan insyaAllah . My fellow #beedadari's are Haifa , Iwani and Ajlaa , summing up , my WSW family ( Wales and South west ) ( harap balik Cambodia tu rajinlah nak update ) , moga sama fikrah kita ni memudahkan setiap urusan. What I love about travelling with people is kita berpeluang untuk ajar diri sendiri macam macam perkara yang termasuk bab berurusan dengan manusia - bab melihat alam bukan sekadar pandang dengan mata kasar tapi dengan mata hati. ( nak kena study balik sejarah ) ( takdelah jalan kosong ambik gambar semedang ) 

Dua tiga masa ni aku banyak deal dengan jiwa jiwa yang tak sensitif pun dengan diri sendiri , yang left banyak little things , its either Ignored or memang tak perasan or whatevs it is , jadi aku tengah nak keep some distance or more on giving myself a space untuk process of self healing. Sebab I'm in the position that I expect things that I shouldn't expect at the first place. So ni kira masa nak keep the expectation very low. 

And I heard off alevels result dah keluar , oyeemgee teringat setahun lepas menangis masa result pending - result tak cukup - takleh fly - all these thoughts yang menakutkan after two years of battling with time and papers eceh. Tapi tengok diri sendiri dah dekat sini , balik summer cuti ( I actually used summer term k ) punyalah dulu slow nak faham kitaran cuaca ni. 

so habis dah benda yang aku rasa aku rajin nak jot down.

ohyeh aku deactivate facebook for a little while . Penat. 

bye.