Husnuzhon itu bersangka baik :)

Husnuzhon.

There were some points in your life. You need some reflection. Being a typical Malaysia, we judge. We judge the book by it covers before knowing whats inside it. And when we're talking about judging , it somehow related to negative judging.

Things like : seeing my student card , some people do said : " UiTM je? Anak makcik dulu sekolah biasa je pun dapat UiTM , awak sekolah bagus ...... * sila sambung ayat mak cik ini*  " Yeah sebab student card intec memang sebijik student card UiTM. Well I don't really have time to explain , " Hmm makcik, saya belajar dekat INTEC . " and the moment when I need to explain what INTEC is all about , takpelah , biarlah makcik berbicara semahu dia. And I will definitely said : " Aah makcik, UiTM je, alhamdulillah"

Typical kan auntie. Typical sangat.

There's one time, bila datang satu berita. Menjadi Malaysian yang typical , aku jump into fast conclusion yang negative . Su'zhon. Bersangka buruk dan telah di starlight dengan satu statement simple .

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini - dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) - sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.(al-Hujurat:6).

Bunyi dia semacam ini. * it's a twitter statement * so its limited to hundred and forty letters.

There's a lot of moment when someone first sees me * y'know what I mean : Judging the size , gelak sinis konon dia perfect * . Bila tengok orang yang satu agama macam kita. Judge and being typical. Aku terfikir, macam mana eh, satu hari nanti war explode between religions , muslims punya attitude towards muslim yang lain pun hampeh. Macam mana nak build ummah hebat kalau your first-sight impression dah bersangka buruk?

Buruk perangai.

So I am called to right this husnuzhon thing sebab aku perasan banyak status alam maya yang membicarakan soal mulut manusia yang berbisa. Yang bersangka buruk dan mengilustrasikan melalui kata kata. Betullah kata kata itu lebih tajam daripada sebilah pedang. Aicewah.

Bila kita tak mampu mengubah manusia untuk bersangka baik. Bermulalah dari diri sendiri. If everyone sees bad things about somebody , we can be the change by bersangka baik. Kadangkala diri ini cibai juga ada ketika. Well, human. We remind each other. Aku pun selalu sangat lari dari jalan lurus. Eh bukan lari, jalan je. Ahaks.

Bersangka baiklah dengan sesiapa pun.

Bersangka baik dengan Allah. Dapat satu rezeki, sebelum apa apa, ucap alhamdulillah. Bila Allah tak bagi apa yang kita hendak. Bersangka baiklah dengan Allah. Allah sayang kita bila kita diuji, dia bukan saja saja tak bagi apa yang kita nak, tapi dia nak bagi apa yang lebih kita perlu. Dulu aku dapat 7A , I can consider itu sikit untuk manusia yang dilimpahkan segala macam nikmat sebagai anak emas kerajaan sebab belajar di SBP. Memang mulut orang bercakap , pandangan sinis semua, tapi itukan rezeki. Ibu selalu pesan, bersangka baiklah dengan Allah.

sidratulmuntaha:

:’)


And today, I got more than I expect. Allah letak dalam jalan yang ramai manusia dambakan. Maka. Bersyukurlah.

Bersangka baik dengan manusia. Sayang Allah bagi pancaindera sempurna untuk merendahkan makhluk lain.   Kita kena selalu mengingatkan diri sendiri yang kita tak sempurna. Selalu aku nampak orang yang duduk tepi jalan , untuk sesuap rezeki bersama anak di tangan, kat Shah Alam, benda ni macam viral. And there were people questioning things : " Diaorang ni ada ejen eh? " "Betul betul miskin ke apa ni?" " Wuihh aku nak sedekah pun ragu ragu "  . And my dad said :

"Kalau nak sedekah, tolak tepi semua persoalan itu. Allah value niat kita. Kemana duit itu pergi bukan urusan kita, sebab kita dah berniat pada awalnya , untuk membantu saudara kita " 

Kita taktahu , kalau satu hari nanti, apa rezeki yang kita kongsikan, walau sedikit, dapat mengubah hari orang tu untuk menjadi lebih baik, saluran pahala invisibly malaikat catat dalam buku. And I'm practicing it every single day.

Bersangka baik. Anda mampu mengubahnya.



Ni macam takde kaitan. Tapi, I want to inspire. 

No comments: