Bestnya hidup dia.

Assalamualaikum and  a pleasant evening everyone :)

Seeing someone who're born in a silver lining family - selalu rasa macam best sangat hidup dia , sebab one factor of living well ( which is having wealth ) fulfilled. Orang yang lahir dalam keluarga yang sederhana cukup cukup je hidup . Tak mewah sangat - kadang kadang hidup sempit jugak masa tengah tengah bulan.

Tapi another way round , orang yang living with wealth kata , bestnya hidup orang yang sederhana sebab one factor of living well ( which is having lovely people - like families around ) fulfilled. Orang yang lahir lahri terus kaya - maybe parents dia tak lekat rumah - maybe siblings sorang - dua orang . So dia condemn life dia tak best.

And poor people were expecting they're living in another way round, like born again , lahir lahir dapat keluarga yang serba mewah. Tak payah nak kais kais apa apa nak dapat apa apa . Kan?

Dia nak hidup macam dia - dia nak hidup macam orang lagi satu - dia taknak hidup dalam kehidupan dia yang sekarang.

End up tak appreciate apa yang kita ada and keep condemning on things that actually went right but seems wrong in our value of judgement. Sebab masing masing define H I D U P ikut kamus interpretasi sendiri. Sebab kita selalu define , hidup yang best ialah apabila ada duit , you enjoy your life to the max because you only live once ( we actually live twice - lepas dunia nanti ) . Dia macam definisi cantik ikut pertandingan ratu ratu cantik tipikal - cantik itu tinggi , fair , pear-shaped. Tapi actually cantik kan lies on the eyes of the beholder. Cantik tu universal . Gelap boleh cantik. Pendek boleh jadi cantik. * open your mind bebeyh *

Faktanya.

Semua orang kena claim life dia best. We don't need to try so hard to feel bad with our own life.
Cuma kita kena ubah sikit persepsi best. We never know behind story of someones life yang kita eager sangat nak jadi . Dia maybe nampak macam living so well dengan duit yang dia ada - tapi another way round dia orang yang lonely - and mungkin dia nak hidup dalam kehidupan kita. Just stop to try so hard to live a life that others had. We might know their names. But not their stories behind em.

Bersyukur dengan kehidupan sendiri. Dengan jalan yang ditentukan. Kaya pun bukan berdefinisikan physical semata. Kaya akhlak juga kaya. Cuma tak nampak kayanya sebab definisi masyarakat kita .

Hidup ni economy. Ada opportunity cost , to live well in one side , we need to give up in one side. Thats living after all.

No comments: