Thirty first of December two thousand thirteen.

So another half an hour , mesti kejar kejar duduk beranda tengok bunga api dan eksaited lima saat. 

Seperti tahun tahun yang berlalu , sesuatu perlu di tulis pada malam tahun baru. Lols. 

Thanks 2013. For everything. There were lots of things to be jotted down but since some of the things I considered as personal - I let it slip away inside my memories. 2013 , belajar menjadi dewasa , belajar menjadi seorang anak yang lebih taat , seorang pelajar yang lebih tawadhu - ikhlas and etc . Belajar banyak benda baru - like applying to universities - dulu kemain eksaited time Ramadhan bukak part salam perantauan tengok budak budak oversea sambil mencari dimanakah bekas pelajar Sbpi Selandar. Dan dalam keterujaan itu , rasa macam , Ya Allah jealousnyaaaaa semua ni fly , macam best je , macam senang je , insyaAllah senang dan best tu berubah interpretasinya tatkala diri sendiri menghadap segala jenis macam borang . Tapi biasalah kan benda tu? * angguk kepala slow slow * haha. 


Like every year , every new year - sama ada tahun Hijrah atau Masihi - azam yang satu tetap sama - nak jadi baik in and out , spiritually better . Dan jangkauan perubahan itu dapat dilihat sikit demi sikit , even kenkadang rasa macam urggghhh camne nak berubah ni - berhenti tengah jalan - muhasabah semula. 

Here it comes , selama ni asyik sebut UK 2014. Memandangkan dah menginjak umur 20-an dan insyaAllah bernafas dalam tahun 2014 , the goal become much more vivid and realistic - sebab selama ni rasa dua tahun  A-level tu lama - lama yang lama gila. Tapi , biasalah menjadi seorang manusia - ayat cliche seperti pejam celik pejam celik dah dua ribu empat belas. Aku bukan alien , maka aku juga cliche luls. 

Ohaiiioooo 2014. ( read Oh Hai Ooo ) 

Seperti tahun sebelumnya , aku tak mengharapkan nombor menjadikan aku manusia yang lebih baik sebab nombor hanya nombor walaupun dia berekor * whutttt kind of lame jokes you have here najwa *, tetapi berdoa pada Allah supaya tetapkan aku dalam jalan-Nya. Moga seiring usaha dan harapan. Menjadi harapan keluarga , ayah , ibu adik adik , abang semua. Dan harapan untuk sesiapa yang tak pernah lupa include Anis Najwa dalam doa doanya. Well I know the dua's contribute a lot to my achievements. Sebab diri ini sedar , doa diri tu macam Allah nak terima ke tak - tapi deep down , siapa yang taknak Allah terima doa dia kan? 

I have my own goal this year but that is not something to be shared publicly. No matter how much I wrote inside the blog - there were some secretive parts that I need to keep to myself and families.

To my brothers and sister yang aku tahu tak usha blog akak sendiri - I wish you guys a happy life. We've been portraying goals how to ease our parents life in future . Belajar baik baik adik abang. Ayah pernah pesan " Keluarga kita belum lagi keluarga yang dah establish dengan kejayaan , kita masih dalam stage membina keluarga yang macam tu , " so we're taking things seriously. :')  

Moga lebih tua ni , lebih bermanfaat pada komuniti keluarga dan agama. Lebih bijak hendaknya. Lebih pandai masak , lebih pandai jahit baju sendiri ( gelak volume 3 1/2 ) haha. 

I was searching for a 2014 picture but what I saw is more tempting. Ohaaa doughnuts. hahah


No comments: